Categories
Perikanan

Model dan Produk Akuakultur

Model dan Produk Akuakultur

Model dan Produk Akuakultur

Klasifikasi Akuakultur

Tergantung pada tempat budidaya, dapat diklasifikasikan sebagai akuakultur laut, akuakultur laut, dan akuakultur darat (pesisir). Sementara akuakultur di laut diklasifikasikan sebagai budaya berbasis air (water-based culture), budaya laut berbasis daratan adalah budaya berbasis daratan. Budidaya di laut, misalnya, budidaya keramba apung, budidaya di darat, budidaya di kolam dan kolam beton.

Akuakultur adalah bentuk yang paling terkenal karena telah dibangun dan dikembangkan baik secara tradisional maupun modern. Demikian pula, pekerjaan pertumbuhan di kolam beton terutama untuk tujuan inkubasi. Baru pada saat itulah pengembangan budaya keramba mengapung di laut, misalnya, untuk mengembangkan kerapu, beronang dan budidaya ikan.

Model-model ini terus berevolusi, dan konsep pertanian laut, budidaya laut terpadu, yang melibatkan banyak sistem pertanian sebelumnya, seperti yang dikembangkan di Kepulauan Seribu, telah muncul. Ini:

(a) tempat penetasan,
(b) penutup,
(c) budaya pena,
(d) garis panjang,
(e) jaringan kultur mesh,
(f) bertani di eksposur terumbu.

Konsep Budidaya Laut

Konsep budaya laut didasarkan pada gagasan bahwa penangkapan ikan (dan biota laut lainnya) hanya dapat berkelanjutan jika diimbangi oleh upaya reproduksi, yaitu dengan memasok dan melepaskan benih ke tempat berkembang biak. di peternakan laut. Oleh karena itu, konsep ini terutama akan tergantung pada kondisi habitat air laut yang membentang dari pantai ke terumbu karang. Penanaman terutama dilakukan untuk mendukung pengembangan budidaya laut dan peternakan.

Contoh Produk Budidaya Laut


Beberapa contoh produk yang ditawarkan dalam budidaya laut terpadu adalah:

  • Berbagai jenis kerapu (kerapu bebek, kerapu macan, kerapu lumpur, dll.), Ikan karang seperti Beronang, wrasse, kobia, kakap dan ikan putih.
  • Kerang seperti udang harimau, udang vannamei, lobster, kepiting dan kepiting bakau.
  • Moluska, seperti kerang mutiara, lola, kerang abalon, kerang hijau, dan kerang darah.

 

 

Sumber : https://anekabudidaya.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *